Jumat, 22 Maret 2013

Tulisan Bahasa Indonesia2 (Cara Mengajar Dosen)


Cara mengajar dosen  menentukan  prestasi mahasiswa

            Disini saya akan berbagi pengalaman mengenai beberapa tipe cara mengajar dosen yang pernah saya temui. Sebagai mahasiswi tingkat 3 semester 6, saya mempunyai cukup banyak pengalaman seperti apa dan bagaimana cara mengajar dosen dikampus saya.  Tapi saya rasa pasti sama dengan cara mengajar dosen dikampus lain. Semua dosen mempunyai tujuan yang sama yaitu memberikan pembelajaran kepada mahasiswa  agar mahasiswa mengerti apa yang disampaikan oleh dosen dan  mahasiswa mendapat nilai atau  IPK yang baik. Tapi disini permasalahannya adalah bagaimana cara dosen menyampaikan  materi atau pembelajaran kepada mahasiswa karena cara mengajar dosen menentukan prestasi mahasiswa.
            Cara mengajar setiap dosen berbeda-beda contohnya ada yang dosen selama pemberian materi kuliah hanya menerangkan tanpa memberikan latihan soal.  Latihan soal diberikan hanya pada saat ujian tengah atau akhir semester. Menurut saya cara mengajar dosen yang seperti ini monoton karena mahasiswa hanya diberi materi dan tidak melakukan latihan soal atau presentasi seperti melakukan diskusi kelompok atau sharing tanya jawab. Ada lagi dosen yang selama perkuliahan hanya memberikan tugas berupa presentasi setiap kelompok tanpa penambahan materi dari dosen itu sendiri. Bukan hanya itu ada dosen yang “Killer” bahasa ngtrend  yang digunakan para mahasiswa jika menemui dosen yang cara mengajarnya lumayan tegas. Dosen tegas biasanya tidak memberikan toleransi kepada mahasiswa yang datangnya terlambat. Memberikan nilai yang murni didapat mahasiswa tanpa memberikan tambahan. Dan kita tidak segan-segan untuk dikeluarkan jika pada saat mengajar kita asyik mengobrol dengan  teman. Tapi ada juga dosen yang banyak disenangi mahasiswa, selain beliau mampu menyampaikan materi dengan jelas, perkuliahan selalu diisi dengan diskusi kelompok, presentasi dan latihan soal. Dengan begitu perkuliaha menjadi lebih menyenangkan dan mahasiswa pun antusias mengikuti perkuliahan.

Kesimpulan
            Dosen memberikan gaya pembelajaran atau bimbingan kepada para mahasiswa dengan caranya masing-masing. Cara mengajar dosen yang interaktif melakukan komunikasi duarah tidak hanya menyampaikan materi namun dibarengi dengan latihan tugas dan membuat presentasi untuk meningkatkan prestasi dan kemampuan mahasiswa. Pada intinya dosen mempunyai tujuan yang sama yaitu memberikan  pembelajaran , bimbingan  kepada mahasiswa. Namun terkadang cara mengajar dosen yang tidak disukai mahasiswa mengakibatkan mahasiswa  cenderung malas mengikuti mata kuliah dan akhirnya berpengaruh terhadap prestasi mahasiswa. Namun kita sebagai mahasiswa adakalanya harus mengerti , walaupun cara mengajar setiap dosen berbeda-beda ataupun  kita tidak  menyukai salah satu dosen karena cara mengajarnya yang kita tidak sukai. Kita harus tetap mengkuti peraturan atau cara mengajarnya agar tidak mempengaruhi nilai ujian atau akhir kita dan akhirnya mempengaruhi prestasi akademis kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar