Senin, 20 Desember 2010

BANJIR WASIOR MERENGGUT NYAWA

BANJIR ??
Kata banjir sudah tak asing lagi kita dengar. Banjir sering terjadi dimana-mana banjir merupakan peristiwa terbenamnya daratan oleh air. Peristiwa banjir timbul jika air menggenangi daratan yang biasanya kering. Banjir pada umumnya disebabkan oleh air sungai yang meluap ke lingkungan sekitarnya sebagai akibat curah hujan yang tinggi. Kekuatan banjir mampu merusak rumah dan menyapu fondasinya. Air banjir juga membawa lumpur berbau yang dapat menutup segalanya setelah air surut. Banjir adalah hal yang rutin. Setiap tahun pasti datang. Banjir, sebenarnya merupakan fenomena kejadian alam "biasa" yang sering terjadi dan dihadapi hampir di seluruh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Tapi tidak biasa pada kejadian banjir wasior, banjir kali ini menewaskan warga. Dibawah ini merupakan kutipan salah satu berita banjir wasior yang menggemparkan seluruh masyarakat :

Banjir Wasior Tewaskan 29 Orang


Banjir Wasior yang terjadi di Papua Barat pada, Senin (4/10/2010) dikabarkan telah menewaskan 29 orang. Sebanyak 103 lainnya dinyatakan hilang.

Jumlah korban tewas dan korban hilang akibat terjadinya banjir Wasior di Papua Barat dinyatakan oleh Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenkes drg Tritarayati, SH, dalam rilis kepada detikcom, Selasa (5/10/2010).
Menurut Tri, 16 orang dievakuasi ke RSUD Kabupaten Nabire dengan kondisi fraktur (patah tulang) 5 orang dan 11 orang luka-luka. Sementara 60 orang dirujuk ke rumah sakit dengan rincian 52 orang dirujuk ke RSUD Nabire, 1 orang ke RS Makassar, dan 7 orang ke RSUD Manokwari.
Menurut laporan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Prof Dr Tjandra Yoga Aditama, Sp.P (K), bencana tersebut juga menghanyutkan staf Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Kantor Wilayah Kerja (wilker) KKP Wondama sampai ke laut. Saat ini korban selamat, sementara kantor dan peralatan hanyut terbawa air.
Sementara itu, jarak waktu tempuh menuju tempat bencana dilaporkan dari Manokwari 1 jam dengan pesawat, 8 jam dengan kapal laut milik Pelni, dan 16 jam dengan kapal pelayaran rakyat.

Sumber Berita : (www.detik.com)

Apa ciri & akibat dari bencana banjir?
Bencana banjir memiliki ciri-ciri biasanya terjadi saat hujan deras yang turun terus menerus sepanjang hari. Air menggenangi tempat-tempat tertentu dengan ketinggian tertentu. Banjir dapat mengakibatkan hanyutnya rumah-rumah, tanaman, hewan, dan manusia. Banjir mengikis permukaan tanah sehingga terjadi endapan tanah di tempat-tempat yang rendah.Banjir dapat mendangkalkan sungai, kolam, atau danau. Sesudah banjir, lingkungan menjadi kotor oleh endapan tanah dan sampah. Banjir dapat menyebabkan korban jiwa, luka berat, luka ringan, atau hilangnya orang. Banjir dapat menyebabkan kerugian yg besar baik secara moril maupun materiil
Penyebab Terjadinya Banjir
penyebab terjadinya banjir yaitu Penebangan hutan secara liar tanpa disertai reboisasi,Pendangkalan sungai,Pembuangan sampah yang sembarangan,Pembuatan saluran air yang tidak memenuhi syarat, Pembuatan tanggul yang kurang baik,Air laut, sungai, atau danau yang meluap dan menggenangi daratan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar