Jumat, 24 Desember 2010

BANJIR JAKARTA "PENYAKIT KRONIS YANG TAK KUNJUNG SEMBUH"

JAKARTA LANGGANAN BANJIR !!!



Jika diibaratkan penyakit , masalah banjir dijakarta ini sudah sangat kronis. Celakanya, penyakit menahun ini tak kunjung sembuh. Warga Jakarta yang sudah bosan dengan banjir yang selalu datang setiap tahun dan sudah menjadi langganan. Kejadian terakhir dan yang paling parah sejak banjir tahun 2007 adalah yang terjadi pada 25 oktober lalu. Hujan deras yang mengguyur Jakarta dari sore sampai menjelang malam. Akibat dari hujan tersebut, beberapa ruas jalan seperti Sudirman, Casablanca , Buncit Raya Cawang, dan beberapa ruas lainnya tergenang oleh banjir yang cukup dalam. Banjir bukan hanya menggenangi jalan non tol, jalan tol seperti Tol Bintaro pun tak luput terkena banjir. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan bermotor tidak berani melintas, karena takut mogok. Akibatnya kemacetan terjadi dimana-mana , dan Jakarta lumpuh pada malam itu. Pemandangan mengenaskan juga terjadi dikawasan permukiman padat penduduk seperti dikawasan Mampang. Saat itu perlahan tapi pasti, air mulai masuk kerumah warga, dan semakin lama semakin tinggi hingga sebatas dada orang dewasa.

APA SESUNGGUHNYA YANG MENYEBABKAN JAKARTA HINGGA BELUM BISA TERBEBAS DARI MASALAH BANJIR ???
Menurut Tejokusumo, seorang pakar dalam bidang transportasi mengatakan banjir yang menggenangi sebagian jalan dijakarta disebabkan oleh drainase yang kurang lancar, yang disebabkan oleh tumpukan sampah. “Beberapa waktu lalu, ketika terjadi banjir banyak yang menyalahkan Dinas PU, karena dianggap tidak bisa membuat system drainase. Namun setelah diselidiki, ternyata pada beberapa lokasi yang tergenang banjir terdapat sumbatan sampah seperti plastik dan botol-botol bekas air mineral,’’. Artinya masyarakat juga punya andil besar dalam masalah banjir.

Melihat masalah banjir yang dari tahun ke tahun tak kunjung usai,kita sebagai masyarakat yang peduli terhadap masalah ini harus ikut serta aktif dalam mengurangi masalah banjir ini dengan ikut menjaga drainase yang sudah ada dan mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan. Karena kebiasaan membuang sampah sembarangan juga turut menentukan, apakah dimasa mendatang banjir masih akan terus menyambangi ibukota atau tidak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar